Sahabat,
Hari begitu indah membaca puisi cinta di bawah ini, hujan menjadi lembayung... lembayung seperti pelangi, iya cinta... cinta lagi dan lagi.
Memang diperlukan kesadaran penuh bahwa cinta manusia dengan manusia tidak ada yang kekal, ada umurnya, ada masanya, bahwa suatu hari pasti akan berakhir.
Allah punya sejuta cara untuk memisahkan semua yang tidak kekal, karena hanya dia yang kekal.
Cinta itu hanya dipinjamkan Allah...
Kesimpulannya; "Jika Allah menitipkan Cinta, jangan pernah sedih ketika cinta pergi, karena cinta tidak kekal, jika tahu cinta tidak kekal diantara manusia lalu apa yang harus ditangisi. Cinta kekal hanya jika ditujukan kepada pemilik rasa, Yang Maha Mencintai..."
Persiapkan perpisahan, meski luka :)
------------------------
"Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang. Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada. Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik. Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
Selamat jalan, calon bidadari surgaku ….
Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
Selamat jalan, calon bidadari surgaku ….
B.J. Habibie untuk Ainun"

Jika cinta itu hanya pinjaman dari Allah...Rasa ikhlaslah untuk melepasnya...( Albanik. A )
BalasHapusAlbanik@ Cinta karena Allah adalah yang paling benar.... Insya Allah kita akan selamat Dunia akherat karena ridho-Nya.
Hapus