Kematian adalah hal misterius yang tidak semua orang tahu kapan akan terjadi. Mau tidak mau, terima tidak terima, siap tidak siap, saat itu akan datang pada semua. Ngomongin mati lagi deh nih hehehehe....
Bukan mau ngomongin mati tapi mau mengajak merenung soal mati. Takut? Pasti lah ya, jadi mari kita lihat kematian sebelum mati, agar kita tahu mempersiapkan diri.
Setiap melihat atau mendengar satu persatu sahabat, orang-orang yang aku sayangi berpulang. Aku selalu berpikir jika jasad yang dimandikan itu adalah aku, apa yang sudah aku persiapkan? jika yang dikafankan itu adalah tubuh ku, bekal apa yang akan aku persembahkan ketika menghadap Illahi. Jika yang digotong di keranda hijau itu adalah badan dingin ku, bagaimana aku menjawab setiap hisab atas hidup yang aku jalani selama ini?.
Ah rasanya belum siap....
Air mata ini selalu ingin berontak keluar untuk berbicara betapa takutnya aku. Rasa sesal karena sudah begitu banyak waktu yang hilang untuk mencetak kenangan dengan mereka.
Iya, inilah hidup yang pada akhirnya kematian lah yang akan menjadi ujung napas sementara dosa terus terhitung, ampunan belum tentu didapatkan, maaf belum tentu aku dapatkan dari mereka yang tersakiti oleh sikap dan kata-kata ku.
Aku sibuk menangisi masalah-masalah yang aku tahu bahwa masalah ini tidak akan aku bawa mati, dan tidak sedetikpun aku menangisi dosa-dosa aku yang terus numpuk.
Serem ya, yuk merenung sebentar... lupakan pekerjaan, lupakan kesenangan sebentar, tidak ada salahnya merenungi mati, kalau perlu memakamkan diri sebelum dimakamkan, makamkan keinginan dunia yang kadang salah.
Kan untuk mengerti mati tidak harus mati dulu kan?
Yuk, koreksi hati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar