Powered By Blogger

Kamis, 25 September 2014

Shirotulmustaqim.... iya, Shirotulmustqim..!! sebuah jalan yang Lurus.


Sahabat,

Dari sekian pertanyaan tentang kematian ada yang paling mengusik pikiran ku, yaitu pertanyaan tentang "apakah roh ku mampu melewati jembatan shirotulmustaqim? karena kalau sedikit saja aku terpeleset maka hancurlah aku di lahab api neraka yang bahannya adalah manusia seperti aku. Makin sering terpeleset, makin lama rentang waktu ku bertemu dengan pemilik jiwa ku.

Lalu, apa upaya ku agar aku mampu dan mulus melewati jembatan shirotulmustaqim semulus aku melewati jembatan Ampera. Gini, jembatan shirotulmustaqim itu kan artinya "meniti jalan yang lurus", jalan yang benar agar selamat.

Jadi setiap kali aku terpeleset, tergelincir melakukan dosa maka aku akan kecemplung ke neraka jahanam, terbakar dulu, dan dari awal lagi meniti jalan jembatannya.... cape deh... hehehehe... Lagi enak-enak di jalan yang lurus, terpeleset dosa lagi, nyemplung lagi ke neraka, kapan aku sampai Allah nya dong?:(

Sirotulmustagim... iya, shirotulmustaqim..!! sebuah jalan yang lurus.

Begitulah Allah menamakan jalan satu-satunya yang harus dititi untuk sampai kepada-Nya. Jalan yang lurus, yang tidak berbelok-belok dan tidak bercabang-cabang, adalah jalan yang terdekat dan termudah untuk bertemu dengan Allah. Memandang wajah-Nya Yang Maha Indah tak terhingga.

Tidak ada jalan yang lain untuk bisa mencapai surga dan bertemu dengan Allah selain melalui shirotulmustaqim.

Nah, sekarang tahu kan bahwa inilah satu-satunya jalan menuju Allah. Maka mulai sekarang buat tapak yang lurus, tinggalkan yang akan membuat kita terpeleset, tinggalkan dari menyentuh yang belum jadi hak kita, lupakan luka yang pernah ditorehkan dihati kita, Maafkan, jangan iseng-iseng buka aib orang lain. Kita belum... belum terjamin mampu melewati jembatan ini bukan? 

Janganlah merasa paling benar hehehehe.... buat yang demen membuka aib orang lain.

Yuk, kita latih seberapa amal-amal kita mampu memuluskan kita melewati jembatan terakhir. Semakin sering kita terpeleset oleh dosa, semakin lama kita bertemu dengan Allah.

Semoga tulisan ini bermanfaat, terutama untuk diri sendiri. Tidak ada salahnya nyebar kebaikan daripada nyebar aib orang, agar mulus melewati jembatan !!.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar