Powered By Blogger

Minggu, 21 September 2014

Gitu aja.. Cemen...!!!



Sahabat,

Siapa sih di dunia ini yang tidak pernah mengalami kesulitan hidup.


Aku, kamu dan semua manusia di bumi Allah ini pernah sakit, pernah disakiti, pernah luka, pernah kalah, pernah gagal, pernah dicurangi, pernah di tinggal pacar hehehe... pernah susah payah berusaha membahagiakan orang tapi di cuekin hiks, pernah naksir tapi di tolak :(... pernah tidak mempunyai pekerjaan, pernah tidak lulus, pernah kalah bertanding, pernah kalah bersaing hehehe.... apa dunia kiamat karenanya? Kan tidak yah... :)

Pernah seorang teman bilang "hidup gue berat".

Aku berpikir "Berat dibandingkan sama apa sih"

Dan bisa dipastikan teman ku tidak bisa menjawab kalau aku bertanya seperti itu hehehehe.... karena memang tidak tahu jawabannya apa. Mungkin pikirannya lagi ngaco.

Kita yang bernama manusia ini memang paling senang cari perhatian teman-teman lain, cari perhatian sahabat tapi bukan dengan cara yang membuat mereka bangga, tapi dengan cara cemen alias dengan cara mencari belas kasihan mereka dengan berpura-pura menjadi orang yang paling menderita di dunia ini.

Stop cemen dear, percaya deh apa yang kita tangisi hari ini, 5 tahun lagi akan kita sujud syukuri karena tidak memiliki yang itu. Kehilangan kali ini akan menjadi syukur yang luar biasa kemudian hari, karena keputusan Allah tidak pernah salah. Yang perlu kita lakukan hanya perbaiki kedekatan kita dengan Allah.

Kata Allah "Hanya dengan mengingat KU hati menjadi tenang", masih tidak percaya istighfar tiga kali insya Allah sudah tenang koq asal benar-benar dzikir, ngaji juga boleh.

Allah tidak suka sia-sia...

Hidup hanya sebentar dear, jangan bodoh ah..!! Ayo, apapun lukanya, berani sakit, berani merasakan sensasi kekalahan, berani malu, berani mengucapkan kemenangan kepada pihak yang berhak... adalah latihan mental yang baik.
Keberanian semacam itulah yang ternyata menjadi modal untuk menjadi pemenang di kelak kemudian. 


Kita boleh kalah dalam lomba mengejar dunia, tetapi jangan kalah di dalam mengejar akhirat

Hidup ini hanya perlu dijalani seberapa pun beratnya tidak akan membunuh kita. Kita menyerah pasrah pada tangan-Nya yang telah menulis takdir kita. Tangan yang menuliskan perintah sekaligus mengatur segalanya jadi indah. Tangan yang menuliskan musibah dan kesulitan sebagai sisipan bagi nikmat dan kemudahan. Tangan yang menciptakan kita, dan pada-Nya jua kita akan pulang.

Apapun penderitaannya, jangan cemen!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar