Powered By Blogger

Kamis, 18 September 2014

Ya Allah, titip salam buat Ibu!



Sahabat,


Apabila seorang manusia meninggal maka putuslah amalnya, kecuali 3 hal; sedekah jariyah, anak yang shalih yang mendoakannya atau ilmu yang bermanfaat sesudahnya"
(HR Muslim, Abu Dawud, AT Tirmidzi, Nasa'i dan Ahmad)


Iya, doa dari anak yang shalih yang akan sampai ke Ibu.

Allah menekan kan doa anak yang shalih bukan doa anak-anak sang Ibu?
Bagi saya itu artinya tidak semua doa akan diterima apalagi dikabulkan. Jadi untuk dapat menyampaikan doa yang tulus maka saya harus shalih, itu syaratnya!. Mutlak... jika ingin doanya dikabulkan.

Bagaimana Allah akan mendengar dan mengabulkan doa saya jika malamnya saya sibuk dugem bukan ngaji. Bagaimana saya bisa berkata-kata lembut saat memohon doa jika saya terbiasa memaki. Bagaimana Allah akan melihat ketulusan hati saya saat berdoa ketika saya biarkan hati saya hitam oleh kebutuhan dipuji, hati yang sibuk mencari nafkah untuk saya belanjakan di mall bukan disedekahkan? 

Allah Maha Mendengar,

Tapi, siapa yang akan didengar itu adalah masalah lain, doa anak yang mana yang akan didengar oleh Allah... Tidak semua!.

Terbayang ketika pipi Ibu telah menyentuh liang lahat, terbayang dalam kesendirian Ibu disana maka hanya doa saya yang sangat ibu harapkan.

Dan ketika saya berdoa dalam keadaan tidak shalihah maka doa saya hanya akan tertiup angin. Akan sia-sia literan airmata saya. Namun ketika saya berdoa dalam keadaan shalihah, maka kegelapan dan kesendirian Ibu di bawah lipatan tanah akan ditemani dan diterangi cahaya dari suara saya yang membacakan Al Fatihah. 

Insya Allah, Allah akan menempatkan Ibu di tempat yang sangat indah, berteman dengan bunga-bunga, di taman gemericik air bukan di dalam lipatan tanah yang sempit dan angker yang isinya ulat. 

Ya Allah, sungguh doa anak-anak yang shalih sangat ibu harapkan...

Ya Allah sungguh, jika kini hanya doa yang bisa saya titipkan untuk ibu yang kini menetap abadi di surga-Mu, maka itu yang akan selalu saya lakukan.

Jika hanya doa dari anak yang shalihah akan menerangi kediaman ibu disana, maka kuatkan saya untuk terus menjadi seperti yang Engkau dan Ibu inginkan. 

Ya Allah titip salam untuk Ibu.

Suatu hari saya akan berada di bawah lipatan tanah yang gelap dan doa dari anak-anak saya lah yang akan menemani saya. Jika sekarang saya berdoa untuk Ibu maka harapan saya pastilah suatu hari anak-anak saya akan menjadi anak-anak yang shalih dan shalihah agar doanya sampai kepada saya...

Hanya doa ini yang saya harapkan kelak ketika saya berpulang, begitu juga Ibu sekarang.

Hanya ini yang sanggup saya lakukan, maka akan saya lakukan mulai sekarang, esok mungkin terlambat.

Ya Allah, titip salam untuk Ibu. Sungguh tidak ada yang lebih saya inginkan selain memeluk Ibu, meletakkan kepala saya di pangkuan Ibu, merasakan belaian hangat dari tangan lembutnya dan mengadukan segalanya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar